Cara Kerja Jangkar Kapal Saat Digunakan

Cara kerja jangkar kapal saat digunakan pada dasarnya hampir sama untuk semua jenis jangkar. Baik yang digunakan untuk kapal komersial ataupun jenis kapal lainnya. Nah untuk mengenal lebih jauh mengenai cara kerja jangkar kapal agar Anda lebih mengetahui tentang jangkar bukan hanya fungsinya dan jenis-jenis jangkar.

Jangkar kapal adalah salah satu bagian dari kapal yang sangat penting penggunaannya. Saat kapal berlabuh inilah jangkar kapal akan bekerja sebagai fungsi untuk memberhentikan kapal yang akan berlabuh. Ketika kapal tersebut akan berlabuh dan membuang jangkar, pada kapal bekerja gaya-gaya berikut ini :

  • Gaya tekanan angin yang ada pada batas di atas permukaan air.
  • Gaya tekanan air pada bagian bawah.
  • Gaya energi yang ditimbulkan oleh gelombang. System gaya dalam keadaan setimbang bila jumlah gaya luar T yang terdapat pada lubang rantai jangkar C akan sama besarnya dengan gaya tarik dari jangkar A sebesar TO dengan catatan arah TO terletak di bidang horizontal. Keseimbangan tidak akan terjadi kalau rantai di titik A membentuk sudut dengan bidang horizontal.

Sedangkan cara kerja jangkar kapal saat digunakan untuk memberhentikan kapal adalah sebagai berikut :

Jangkar kapal saat diturunkan ke dasar laut akan menggigit dasar laut dan akan tertancap. Jangkar laut tidak akan terlepas dari dasar laut kecuali di tarik ke atas kapal. Saat akan menancapkan jangkar kapal, Anda harus pastikan berat dari jangkar dan rantai kapal harus berat, agar dapat menancap dengan baik pada dasar laut.

Untuk dapat menancapkan jangkar kapal pada dasar laut dengan hasil yang sempurna, dan mampu memberhentikan kapal dengan baik. Anda bisa lakukan beberapa langkah, seperti :

  1. Saat kapal akan berlabuh pastikan Topdal tunda dinaikkan. Bendera-bendera dipasang dan tangga lambung disiapkan, Persiapkan perum tangan atau perum gema. Pastikan jangkar siap untuk dijatuhkan, dan Anda harus Mempelajari hal-ikhwal dan keadaan setempat dengan bantuan peta rencana dan petunjuk penyeberangan.
  2. Ketika hendak berlabuh pilihlah tempat yang aman, pilih tempat yang bebas dan bisa untuk berputar. Perhatikan juga tempat, pastikan bukan di tempat yang dangkal.
  3. Jika sudah mendekati tempat berlabuh, sedapat mungkin harus dating berlabuh di dalam baringan silah yang telah ditentukan.
  4. Pastikan jangkar dijatuhkan hanya pada saat kapal bergerak mundur. Ini dapat diketahui dengan bantuan perum tangan (jangan menjatuhkan jangkar saat kapal sedang duduk diam).
  5. Apabila arus atau angin tidak tepat datang dari muka, pakailah jangkar atas angin, agar rantai dapat bebas melarap dari kapal.
  6. Berikan petunjuk seperlunya kepada KKM dan jangan sampai melanggar peraturan-peraturan tentang memasang tanda-tanda siang hari atau rambu-rambu.
  7. Pada laut yang dalamnya lebih dari 25 meter, jangan menjatuhkan sembarangan, agar jangkar jatuh dengan aman. Jangkar terlebih dahulu harus diaria sampai beberapa meter diatas dasar laut serta laju kapal tetap sangat pelan.

Jika sudah mengetahui cara kerja jangkar kapal, ngga perlu ribet lagi. Semoga bermanfaat. Atau jika Anda butuh jangkar kapal untuk kebutuhan kapal Anda, Kami juga siap memenuhi kebutuhan Anda. Hubungi Kami untuk pemesanannya.

UD Samudra Jaya © 2015-2018
error: Jangan nyuri artikel disini bos, kalau mau copas/nyuri, minta ijin dulu ya !!