Mengenal Sejarah Wire Rope, Jenis-jenis Dan Fungsinya Secara Detail

Mengenal Sejarah Wire Rope Dan Fungsinya Secara Detail untuk lebih memahami kawat seling atau wire rope dan agar tidak mengalami kekeliruan saat pembelian wire rope atau kawat seling. Hal ini mengingat bahwa wire rope atau kawat seling merupakan salah satu peralatan kapal yang wajib dan harus ada pada perkapalan.

  • Sejarah Wire Rope

Sejarah penemuan teknik wire rope atau kawat seling pada dasarnya sudah ditemukan sejak beberap tahun lalu tepatnya pada tahun 1600-1700an, dengan melalui proses yang panjang yang karena banyaknya konflik dari berbagai pihak yang menemukannya hingga akhirnya pada tahun sekarang wire rope sudah banyak digunakan.

Secara historis wire rope berevolusi dari rantai besi tempa, namun rantai besi memiliki beberapa kegagalan mekanis. Hingga wire rope digunakan karena memiliki kelebihan dengan adanya helai kawat logam yang dipilin membuat wire rope lebih tahan terhadap gesekan antar materi jika dibandingkan gesekan antar materi rantai besi. Antara tiap helai wire rope sebagai konsekuensi dari pilinan mereka ternyata sanggup mengkompensasi setiap kelemahan dari rantai besi.

Nah dari hal tersebutlah, hingga kini wire ripe memiliki pengertian tali yang terbuat dari kawat yang terdiri dari beberapa helai kawat logam yang dipilin atau di twisted. Istilah “kabel” tersebut sering digunakan bergantian dengan “wire rope”, tapi pada umumnya “wire rope” mengacu pada diameter yang lebih besar dari 3/8 inci (9,52 mm), sedangkan ukuran yang lebih kecil dari itu ditujukan kabel atau tali.

Meskipun pada awalnya wire rope dibuat dengan menggunakan teknik di temp, namun sekarang pembuatan wire rope menggunakan baja sebagai bahan utamanya. Selain itu untuk sekarang beberapa wire dibuat dengan dipilin membentuk strand, lalu beberapa strand tersebut mengelilingi core untuk membentuk wire rope.

Dari sejarahnya, wire rope ini memang tercipta setelah melalui berbagai proses yang panjang, sehingga tidak heran jika saat ini wire rope memiliki jenis yang berbeda-beda.

  • Jenis-Jenis Wire Rope

Mengenal Sejarah Wire Rope, Jenis-jenis Dan Fungsinya Secara Detail

Jenis-jenis wire rope tersebut dibedakan berdasarkan arah putaran, jenis susunan wire rope, wire rope berdasarkan aplikasinya dan jenis wire rope berdasarkan kegunaannya :

  1. Jenis Wire Rope Berdasarkan Arah Putaran

a. Putaran Kanan :

Jenis wire rope putaran kanan ini adalah wire rope yang memiliki strand memutar kekanan membentuk huruf Z dan biasanya sering disebut dengan Z Lay.

  • Right Hand Reguler Lay ( RHRL )
  • Right Hand Lang Lay ( RHLL )
  • Right Hand Alternate Lay ( RHAL)

b. Putaran Kiri

Jenis wire rope putaran kiri ini adalah wire rope yang memiliki strand memutar kekiri membentuk huruf S dan biasanya sering disebut dengan S Lay.

  • Left Hand Reguler Lay ( LHRL )
  • Left Hand Lang Lay ( LHLL )
  • Left Hand Alternate Lay ( RHAL )

# Untuk perbedaan Reguler, Lang dan Alternate terdapat pada konstruksi penggulungan wire pada strandnya, jika wire lurus dan strand diputar kekanan atau kekiri dinamakan Reguler lay tetapi jika wire arahnya sesuai dengan arah putaran strand dinamakan Lang lay, dan jika susunan wirenya kekanan dan kekiri pada tiap strand dinamakan Alternate lay. Berikut akan dijelaskan pada Gambar dibawah ini :

  1. Jenis Wire rope berdasarkan Jenis Susunan Wire Rope

Selain jenis wire rope yang dibagi berdasarkan arah putarannya, wire rope juga dibagi dalam berbagai jenis berdasarkan susunannya :

  1. Cross Lay : Standard
  2. Parallel Lay : Kombinasi Besar dan Kecil
  • Filler Wire ( FI )
  • Seale ( SL )
  • Warrington Seale ( WS )
  1. Jenis Wire Rope Berdasarkan Aplikasinya

a. Wire Rope konstruksi Cross Lay

Aplikasi wire rope konstruksi cross lay ini cenderung kurang lentur, biasanya diaplikasikan pada saat Towing dan Mooring, dimana dibutuhkan kekuatan terhadap gentakan.

b. Wire Rope konstruksi Parallel Lay

Aplikasi wire rope konstruksi parallel lay ini cenderung lebih lentur biasanya diaplikasikan saat Logging, Lifting, Rigging dan Gondola, dimana dibutuhkan kelenturan wire rope agar dapat mengatasi seringnya penekukan terhadap wire rope pada saat penggunaan di aplikasi ini.

c. Hyrope

Aplikasi wire rope ini digunakan pada saat Lifting yang butuh grade tinggi dan untuk Mining, dimana dibutuhkan kekuatan dan kelenturan pada wire rope dan ketahanan terhadap korosi dan abrasi pada saat penggunan di aplikasi ini.

  • Kegunaan Wire Rope

Setelah mengetahui sejarah dan jenis-jenisnya, tentu tidak sempurna jika tidak membahas kegunaan wire ropenya bukan? Nah untuk itu simak kegunaan wire rope berikut :

a. Industri Perkapalan

  • Wire rope digunakan sebagai komponen crane agar dapat beroperasi untuk mengangkat beban.
  • Wire rope digunakan untuk dibuat sling untuk mengangkat barang.
  • Wire rope digunakan untuk menambat atau mooring agar kapal dapat bersandar.
  • Wire rope digunakan untuk menarik atau towing ( menarik kapal tongkang atau kapal yang sedang rusak, dll ).
  • Wire rope digunakan untuk Dredging atau pengerukan.
  • Wire rope digunakan untuk mengikat barang atau lashing.

b. Industri Perikanan

  • Menarik Trawl atau jala

c. Industri Oil And Gas

  • Drilling Line ( Menarik dan mengulur Bor )

d. Industri Mining

  • Shovel
  • Clamshell atau Grab

e. Industri Konstruksi

  • Jembatan
  • Tower Crane
  • Elevator
  • Paku bumi

f. Industri Telekomunikasi

  • Guy Wire ( Menstabilkan Tower atau Antena )

g. Industri Logging

  • Menarik dan mengikat kayu

h. Industri Gondola

  • Gondola

Nah sudah Mengenal Sejarah Wire Rope, Jenis-jenis Dan Fungsinya Secara Detail bukan? Anda juga bisa mengetahui informasi tips memilih wire rope. Tentu sudah tidak bingung lagi dengan jenis wire rope yang akan Anda beli? Jika Anda butuh wire rope untuk kebutuhan perkapalan Anda, Anda bisa menghubungi Kami UD.Samudra Jaya. Kami menjual dan menerima pesanan wire rope dengan jenis dan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Informasi dan pemesanan hubungi Kami.

UD Samudra Jaya © 2015-2018
error: Jangan nyuri artikel disini bos, kalau mau copas/nyuri, minta ijin dulu ya !!